5 penemuan sains mengubah pandangan tentang alam semesta untuk semua penemuan yang menghebohkan ini dapat merubah pandangan kita. Alam semesta selalu menjadi misteri yang bikin penasaran. Dulu, manusia mengira Bumi adalah pusat segalanya, tapi seiring waktu, berbagai penemuan sains telah mengubah cara kita melihat kosmos. Dari teori revolusioner hingga observasi menakjubkan, inilah lima penemuan sains yang benar-benar mengubah cara kita memahami alam semesta.
Teori Relativitas Einstein Waktu Itu Relatif
Bayangin kalau seseorang bilang ke kamu bahwa waktu bisa berjalan lebih lambat atau lebih cepat tergantung pada seberapa cepat kamu bergerak. Kedengarannya seperti fiksi ilmiah, kan? Tapi faktanya, inilah yang dikatakan oleh Albert Einstein dalam Teori Relativitas.
Relativitas mengajarkan kita bahwa waktu dan ruang itu nggak mutlak. Jika kamu naik pesawat luar angkasa dengan kecepatan mendekati cahaya, waktu untukmu akan berjalan lebih lambat dibanding orang di Bumi. Ini yang disebut time dilation, dan buktinya bisa kita lihat dalam satelit GPS, yang harus diperhitungkan efek relativitasnya agar tetap akurat.
Jadi, secara teori, kalau kamu pergi ke luar angkasa dengan kecepatan tinggi lalu kembali ke Bumi, kamu mungkin akan menemukan orang-orang sudah jauh lebih tua sementara kamu masih muda.
Alam Semesta Itu Mengembang Bukan Statis
Dulu, banyak ilmuwan berpikir bahwa alam semesta itu diam dan statis, tidak berubah sejak awal terbentuk. Tapi pada tahun 1929, Edwin Hubble menemukan bahwa galaksi-galaksi ternyata bergerak menjauh dari kita. Semakin jauh galaksi tersebut, semakin cepat ia menjauh.
Penemuan ini mengarah pada teori Big Bang, yang menyatakan bahwa alam semesta berawal dari ledakan besar sekitar 13,8 miliar tahun lalu dan terus mengembang sampai sekarang. Dan yang lebih mind-blowing? Pengamatan terbaru menunjukkan bahwa laju ekspansi ini malah semakin cepat, bukan melambat.
Penemuan Eksoplanet Bumi Bukanlah Satu-Satunya
Dulu, kita hanya mengenal delapan planet di tata surya (oke, sembilan kalau kamu masih menganggap Pluto planet!). Tapi kini, kita tahu ada ribuan planet yang mengorbit bintang lain di luar tata surya kita, yang disebut eksoplanet.
Sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1992, para ilmuwan telah mendeteksi lebih dari 5.000 eksoplanet, beberapa di antaranya berada di zona layak huni artinya, mereka berpotensi memiliki air dan mendukung kehidupan.
Apakah ada alien di luar sana Kita belum tahu, tapi fakta bahwa planet-planet seperti Bumi itu ternyata umum di alam semesta membuat kemungkinan tersebut lebih besar dari sebelumnya.
Lubang Hitam Itu Nyata, Bukan Sekadar Teori
Lubang hitam dulunya hanya ada dalam teori. Bahkan, Einstein sendiri awalnya ragu apakah objek ini benar-benar ada di alam semesta. Tapi sekarang, kita punya bukti nyata keberadaannya.
Pada tahun 2019, para ilmuwan berhasil mengambil foto pertama lubang hitam menggunakan Event Horizon Telescope (EHT). Foto ini memperlihatkan bayangan lubang hitam supermasif di galaksi M87, berbentuk cincin bercahaya dengan bagian tengah yang gelap.
Lubang hitam bukan hanya objek yang menelan segala sesuatu di dekatnya, tetapi juga memainkan peran besar dalam pembentukan galaksi dan bahkan mungkin menyimpan jawaban atas misteri perjalanan waktu dan dimensi lain.
Alam Semesta Sebagian Besar Terdiri dari Zat Tak Terlihat
Ini mungkin salah satu penemuan paling membingungkan: sebagian besar alam semesta ternyata tidak bisa kita lihat. Saat ilmuwan mempelajari pergerakan galaksi, mereka menemukan bahwa jumlah materi yang bisa kita lihat (bintang, planet, gas, dll.) tidak cukup untuk menjelaskan gravitasi yang mengikat galaksi-galaksi tersebut. Artinya, ada sesuatu yang tak terlihat yang memberikan efek gravitasi ini dan itulah yang disebut materi gelap.
Tapi bukan cuma itu. Observasi menunjukkan bahwa ada kekuatan misterius yang menyebabkan alam semesta mengembang semakin cepat, yang dinamakan energi gelap. Gabungan keduanya mencakup sekitar 95% dari keseluruhan alam semesta—sementara semua bintang, planet, dan benda yang kita tahu selama ini hanya 5% sisanya.
Kesimpulan
Penemuan-penemuan ini bukan hanya mengubah pandangan kita tentang alam semesta, tetapi juga membuka lebih banyak pertanyaan. Dari waktu yang bisa melambat, alam semesta yang terus berkembang, hingga misteri materi gelap—semakin banyak kita belajar, semakin banyak yang kita sadari bahwa kita baru tahu sedikit tentang kosmos ini.